Posts Tagged ‘Dukungan keluarga’

h1

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI BANGSAL ”L” RSUP DR.SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN

15 Juli 2009

INTISARI

Andhika Rahmawati

Sehat dan sakit adalah suatu keadaan bio psiko sosial yang menyatu dalam kehidupan manusia. Kondisi fisik dan psikis adalah satu kesatuan yang saling berhubungan erat satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan. Keluarga merupakan unsur yang penting dalam perawatan anak terutama ketika anak mengalami gangguan dalam kesehatannya. Dukungan keluarga yang diberikan akan mampu memberikan dampak pada perkembangan anak terutama dampak psikologis anak. Perawatan anak di rumah sakit merupakan pengalaman yang penuh dengan stres karena lingkungan rumah sakit itu sendiri merupakan penyebab stres dan kecemasan pada anak. Pada anak usia presekolah kecemasan yang paling besar dialami adalah ketika pertama kali mendapatkan perawatan di rumah sakit. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sejumlah 30 responden dengan teknik pengumpulan data dengan data primer berbentuk kuesioner dukungan keluarga serta kuesioner dan observasi langsung tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah. Untuk melengkapi data primer anak usia prasekolah digunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis, tenaga paramedis serta keluarga.

Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi spearman rho dengan hasil nilai korelasi (r) sebesar -0,650 dengan tingkat signifikan 0,01 yang berarti bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah di Bangsal L RSUP Dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten. Semakin tinggi dukungan yang diberikan, semakin ringan tingkat kecemasan yang dialami.

Kata kunci : Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan akibat Hospitalisasi, Anak Usia Prasekolah.

h1

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III MENJELANG PERSALINAN DI RSUD REMBANG JAWA TENGAH 2008

1 Mei 2009

Oleh : Agus Wakhit

ABSTRAKSI

Latar Belakang: Kecemasan dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor dan salah satunya dikarenakan kurangnya dukungan dan support dari keluarga sehingga menyebabkan rasa khawatir menjelang persalinan pada ibu hamil trimester III yang memeriksakan kandungannya dan berkunjung di RSUD Rembang  Jawa Tengah.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pengetahuan, psikologi, ekonomi, dukungan keluarga dan pengalaman dengan tingkat kecemasan  pada ibu hamil trimester III menjelang persalinan

Metode: Penelitian ini adalah menggunakan metode deskrptif analitik dan jenis pendekatan Cross Sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tetutup tentang factor cemas yang berjumlah 25 item dengan menggunakan skala likert dan kuesioner untuk mengetahui tingkat kecemasan dengan menggunakan Anxiety Analog Scale (AAS) yang berjumlah 6 item. Subjek penelitian adalah 35 ibu hamil trimerter III yang memeriksakan kandungannya dan berkunjung di RSUD Rembang Jawa Tengah dengan metode purposive sampling. Analisa data menggunakan uji statistic” Regresi Linear Berganda”.

Hasil: Hasil penelitian dengan uji parsial didapatkan hasil pengetahuan: -2,976, psikologi: -5,363, dukungan keluarga: -2,374. ekonomi: -2, 652 dan pengalaman: -2,270.

Kesimpulan: Pengetahuan, psikologi, ekonomi, dukungan keluarga, pengalaman setelah dilakukan uji f dan uji t mempengaruhi tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III Menjelang persalinan di RSUD Rembang Jawa Tengah.

Kata kunci : Pengetahuan, Psikologi, Ekonomi, Dukungan keluarga, Pengalaman, Tingkat kecemasan.
Ingin dapat lengkapnya hubungi :  stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 171 pengikut lainnya.