Posts Tagged ‘pola makan’

h1

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN PERTUMBUHAN ANAK USIA 1 – 5 TAHUN DI POSYANDU SIDIKAN RW VI PANDEYAN UMBULHARJO YOGYAKARTA

15 Juli 2009

INTISARI

DIAH FITRI P

Latar Belakang: Masa pertumbuhan yang paling cepat dalam siklus kehidupan manusia selain masa pertumbuhan janin adalah masa anak-anak. Pengertian pertumbuhan menunjukkan perubahan dalam struktur atau ukuran. Seorang anak dikatakan tumbuh kembang optimal bila pertambahan fisiknya  ( berat badan ) meningkat di barengi dengan kemampuan berfikir dan kreatifitasnya baik. Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor : genetik, hormon, lingkungan, pola makan, dan status kesehatan. (Lia Amalia & Mardiah 2006 ). Nutrisi merupakan  salah satu komponen yang penting dalam menunjang keberlangsungan proses pertumbuhan yang menjadi tumbuh dan berkembang dalam masa pertumbuhan, terdapat kebutuhan gizi yang diperlukan seperti protein, karbohidrat, lemak, mineral, vitamin, air. Kebutuhan ini sangat diperlukan pada masa – masa tersebut, apabila kebutuhan tersebut tidak atau kurang terpenuhi maka dapat menghambat pertumbuhannya. ( A. Aziz Alimul Hidayat 2005 )

Tujuan: Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui hubungan antara antara pola makan dengan pertumbuhan anak usia 1 – 5 tahun di Posyandu  Rw VI Sidikan Pandeyan Yogyakarta.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen yang bersifat korelational dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di desa Sidikan RW VI Pandeyan Umbulharjo Yogyakarta. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan tehnik total sempel dengan jumlah responden sebanyak 80 orang yang terdiri dari ibu dan anak. Pengambilan data dilakukan antara bulan september 2007 dengan menggunakan kuesioner dan data dari KMS yaitu berat badan. Analisa data dengan menggunakan Korelasi  kendal tau Spearment Rho

Hasil dan pembahasan : Hasil hipotesis diperoleh koefisien korelasi sebesar  0,620 dengan taraf signifikan (p) 0,01. Hal ini menunjukkan ada hubungan antara pola makan dengan pertumbuhan pada anak usia 1 – 5 tahun.

Kessimpulan : semakin baik pola makan anak maka semakin baik pula pertumbuhannya.

Kata kunci :  Pola makan, pertumbuhan, anak usia 1 – 5 tahun

h1

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG POLA MAKAN DIABETUS MILITUS DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETUS MILITUS TIPE II DI BPKM DINAS KESEHATAN DAN SOSIAL KABUPATEN BOYOLALI

11 Mei 2009

ABSTRAKSI

Latar belakang penelitian ini adalah penyakit diabetes militus dapat dikurangi resiko komplikasinya dengan pengaturan diet atau pola makan yang baik untuk mengendalikan kadar gula darah. Pengetahuan tentang pola makan sangat diperlukan bagi penderita diabetus melitus untuk dapat melakukan diet yang tepat.

Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan tentang pola makan diabetus militus dengan kadar gula darah  penderita diabetus militus di BPKM Dinas Kesehatan dan Sosial Kabupaten Boyolali.

Metode penelitian : Jenis penelitian ini studi korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah responden 43 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner yang memenuhi kriteria validitas product moment dan reliabilitas alpha. Analisis data menggunakan uji kendalls tau-b.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar atau 48,8 % pasien diabetus melitus tipe II memiliki pengetahuan tentang pola makan kategori sedang dan 62,8 % pasien diabetus melitus tipe II di BPKM Dinas Kesehatan dan Sosial Boyolali memiliki kadar gula darah normal. Hasil uji statistik kendall tau-b : Pengetahuan dengan kadar gula darah  dengan nilai P = 0,002 < 0,05.

Kesimpulan : Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang pola makan diabetus militus dengan kadar gula darah  penderita diabetus militus di BPKM Dinas Kesehatan dan Sosial Kabupaten Boyolali.

Kata Kunci: Pengetahuan, Pola makan, Gula darah, Diabetus Militus.
Ingin mendapatkan lengkapnya hubungi : stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan Anda

h1

HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK PADA BALA VIKAS DI SAI STUDY GROUP DENPASAR BALI 2008

3 Mei 2009

Ni Wayan Sri Laksmi

ABSTRAKSI

Latar belakang : Gizi merupakan salah satu faktor penentu utama kualitas sumber daya manusia. Gangguan gizi pada awal kehidupan akan mempengaruhi kualitas hidup berikutnya. Gizi yang kurang pada anak-anak tidak hanya menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas di masa dewasa. Seiring perkembangan jaman maka pola makan orang berubah. Untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan banyak orang menerapkan pola makan vegetarian karena pola makan ini murah, bebas kolesterol, dan sehat. Tetapi apabila pola makan ini tidak disertai pengaturan asupan gizi yang baik maka penganut vegetarian berpotensi mengalami status gizi yang tidak baik berupa gizi kurang bahkan gizi buruk.

Tujuan : Diketahuinya hubungan antara pola makan dengan status gizi anak pada Bala Vikas Sai Study Group Denpasar, Bali.

Metode : Deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Mei 2008 dengan jumlah sampel 33 anak. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling. Data diambil dengan wawancara, penimbangan berat badan dan food recall 24 jam.

Hasil : Setelah dilakukan analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi-Square didapatkan hasil signifikansi 0,002 dan jika dibandingkan dengan α = 5 %, maka p< 0,05 sehingga Ho ditolak.

Kesimpulan : Terdapat hubungan antara pola makan dengan status gizi anak pada Bala Vikas Sai Study Group Denpasar, Bali.

Kata kunci : pola makan, status gizi, anak.

Ingin mendapatkan lengkapnya hubungi : stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan Anda

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 171 pengikut lainnya.