Archive for Juli, 2014

h1

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS MERGANGSAN TAHUN 2011

13 Juli 2014

INTISARI

Puspayani

Latar Belakang: Menurut SDKI (Survey Demografi Kesehatan Indonesia) tahun 2008, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih berada pada angka 228 per 100.000 kelahiran hidup. Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. Pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya pada kehamilan berperan penting dalam membantu menurunkan AKI. Peningkatan pengetahuan ibu bisa didapatkan dari berbagai sumber yakni mendatangi layanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit, membaca media cetak dan media elektronik serta sumber lainnya.
Tujuan: Untuk mengetahui deskripsi tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Mergangsan tahun 2011
Metode: Penelitian dengan metode deskriptif. Menggunakan pendekatan waktu cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan
Hasil: Menunjukkan sebesar 47,8% ibu hamil trimester III mempunyai tingkat pengetahuan baik, 45,7% mempunyai tingkat pengetahuan cukup dan 6,5% mempunyai tingkat pengetahuan kurang
Kesimpulan : Sebagian besar ibu hamil trimester III di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta memiliki tingkat pengetahuan yang baik.

Kata Kunci : Pengetahuan, Trimester III, Tanda Bahaya Kehamilan

Karya Tulis Ilmiah ini milik STIKES Alma Ata Yogyakarta, Anda dapat membacanya di perpustakaan STIKES Alma Ata Yogyakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atau jika Anda ingin memperoleh soft copy full teksnya silahkan hubungi: stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda (ketentuan berlaku).

PERHATIAN : Pastikan Anda telah menuliskan nama dan alamat email Anda dengan benar.

Iklan
h1

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER I TENTANG PENANGANAN EMESIS GRAVIDARUM DI BPS SRIMARTUTI KEMBANGSARI PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA 2010

13 Juli 2014

INTISARI
Puspita

Latar Belakang : Perasaan mual dan muntah pada ibu hamil dinamakan emesis gravidarum. Rasa mual dan muntah ini disebabkan karena terjadinya pe ningkatan hormon-hormon kehamilan. Mual dan muntah yang terus berlangsung mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai untuk keperluan energi dan bisa menyebabkan hiper emesis. Penanganan yang tepat pada ibu hamil dengan emesis gravidarum sangat penting agar kekhawatiran ibu tentang keluhannya itu dapat dikurangi dengan memberi informasi cara menyikapinya dan mengantisipasi keluhan yang menyebabkan ketidaknyamanan ibu.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil trim ester I tentang penanganan emesis gravidarum di BPS Sri Martuti Kembangsari, Srimartani Piyungan Bantul Yogyakarta tahun 2010.
Metode : Metode Penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei yang termasuk dalam penelitian deskriptif dengan pend ekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yang memeriksakan kehamilannya di BPS Sri Martuti Kembangsari, Srimartani Piyungan Bantul Yogyakarta pada tanggal 24 Juli – 23 Agustus 2010 berjumlah 47 orang. Teknik pe ngambilan sampel menggunakan teknik total sampling . Sampel berjumlah 47 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner.
Hasil : Hasil penelitian. Ibu hamil trimester I di BPS Sri Martuti Kembangsari, Srimartani Piyungan Bantul Yogyakarta tahun 2010 sebagia n besar memiliki tingkat pengetahuan baik tentang penanganan emesis gravidarum sebesar 38,3%, umur 20 – 35 tahun berjumlah 39 orang (83,0%), pendidikan menengah berjumlah 29 orang (61,7%) dan responden termasuk kelompok multipara berjumlah 36 orang (76,6%) .
Kesimpulan : Ibu hamil trimester I di BPS Sri Martuti Kembangsari, Srimartani Piyungan Bantul Yogyakarta tahun 2010 sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan baik tentang penanganan emesis gravidarum.
Kata kunci: pengetahuan, hamil, trimester I, emesis gravidarum

Karya Tulis Ilmiah ini milik STIKES Alma Ata Yogyakarta, Anda dapat membacanya di perpustakaan STIKES Alma Ata Yogyakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atau jika Anda ingin memperoleh soft copy full teksnya silahkan hubungi: stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda (ketentuan berlaku).

PERHATIAN : Pastikan Anda telah menuliskan nama dan alamat email Anda dengan benar.

h1

HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN KELUARGA DAN POLA ASUH GIZI DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI BETOKAN DEMAK

13 Juli 2014

INTISARI

Ninik Asri Rokhana

Latar Belakang : Anak balita merupakan kelompok yang menunjukkan pertumbuhan badan yang pesat, sehingga memerlukan zat gizi yang tinggi setiap kg Berat Badannya. Pendapatan suatu keluarga merupakan salah satu unsur yang dapat memperngaruhi status gizi. Hal ini menyangkut daya beli keluarga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi makan. Masa balita sangat tergantung pada Ibu atau pengasuhnya sehingga pertumbuhan dan perkembangannya sangat tergantung pada pola asuh gizinya. Penelitian ini mengungkap permasalahan tentang adanya hubungan antara pendapatan keluarga dengan status gizi anak balita dan hubungan antara pola asuh gizi dengan status gizi anak balita di Kelurahan Betokan Kecamatan Demak Kabupaten Demak tahun 2005.
Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendapatan keluarga dengan status gizi anak balita dan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh gizi dengan status gizi anak balita di Kelurahan Betokan Kecamatan Demak Kabupaten Demak tahun 2005.
Jenis penelitian bersifat eksplanatory research (penelitian penjelasan). Sifat penelitiannya adalah survey deskriptif.
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 202 anak balita dengan sampel sebanyak 47 anak balita.
Hasil : Berdasarkan hasil penelitian dari 47 responden mengenai hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi anak balita yaitu pendapatan keluarga relatif sedang sebesar 55,3% dan anak memiliki status gizi normal sebesar 72,3%,hubungan pola asuh gizi dengan status gizi yaitu 65,8% memiliki pola asuh gizi baik dan memiliki status gizi normal sebesar 72,3%. Dari hasil pembahasan dapat ditemukan bahwa hubungan antara pendapatan dan status gizi dari data tersebut menunjukkan bahwa tidak ada kecenderungan dengan pendapatan yang tinggi dan sedang mempunyai status gizi baik. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji chi square sebesar 5,577 dengan signifikan 1% diperoleh nilai kritik sebesar 13,28 yang berarti tidak ada hubungan antara pendapatan dengan status gizi. Dari data tersebut menunjukkan bahwa ada kecenderungan antara pola asuh gizi dengan status gizi ditunjukkan dari hasil uji chi square sebesar 18,379 dengan signifikan 1% diperoleh nilai kritik sebesar 9,21 yang berarti ada hubungan antara pola asuh gizi dengan status gizi anak balita.
Saran : Saran yang dapat diberikan yaitu ibu sebagai pengatur keuangan hendaknya dapat mengalokasikan pendapatan keluarganya untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan baik, pola asuh gizi anak salah satunya adalah praktik pemberian makan pada anak sehingga ibu harus tetap memperhatikan makanan anak balitanya karena kebutuhan tubuh akan zat gizi dapat dicukupi atau tidak tergantung dari pangan yang dikonsumsi. Dan hendaknya berat badan anak balita ditimbang setiap bulannya secara rutin, hal ini dikarenakan untuk memantau pertumbuhan anak balita tersebut.

Kata kunci : Pendapatan Keluarga, Pola Asuh Gizi dan Status Gizi

Skripsi ini milik Universitas Negeri Semarang, Anda dapat membacanya di perpustakaan Universitas Negeri Semarang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atau jika Anda ingin memperoleh soft copy full teksnya silahkan hubungi: stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda (ketentuan berlaku).

PERHATIAN : Pastikan Anda telah menuliskan nama dan alamat email Anda dengan benar.

h1

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENOPAUSE PADA IBU USIA 45-55 TAHUN DI DUSUN MANGIR LOR KECAMATAN PAJANGAN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2012

13 Juli 2014

INTISARI

Sri Daniati

Latar Belakang: Menopause merupakan fase dalam kehidupan seorang wanita yang ditandai dengan berhentinya menstruasi. Berdasarkan dari hasil wawancara pada ibu-ibu menopause dari usia 45-55 tahun tanggal 15 maret 2012 di Dusun Mangir Lor Pajangan Bantul didapatkan keluhan yaitu tidak nyaman dalam bersenggama 15 orang, sulit tidur (insomnia) 10 orang, kerapuhan tulang atau osteoporsis 6 orang, rasa panas pada tubuh dan keluar keringat pada malam hari 8 orang dan yang tidak ada keluhan hanya 3 orang. Hal ini terjadi karena tidak semua wanita tahu perubahan dan gejala ketika datang masa menopause tersebut.
Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan tentang menopause pada ibu usia 45-55 tahun di Dusun Mangir Lor Kecamatan Pajangan Bantul Yogyakarta.
Metode: Penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif. Menggunakan pendekatan waktu cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu berusia 45-55 tahun di Dusun Mangir Lor Kecamatan Pajangan Bantul. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Uji statistik menggunakan rumus frekuensi.
Hasil: Menunjukkan sebesar 76,2% ibu usia 45-55tahun mempunyai tingkat pengetahuan cukup, 21,4% mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dan 2,4% mempunyai tingkat pengetahuan kurang
Kesimpulan: Sebagian besar ibu berusia 45-55 tahun di Dusun Mangir Lor Kecamatan Pajangan Bantul mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup,

Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Menopause, Usia 45-55 Tahun.

Karya Tulis Ilmiah ini milik STIKES Alma Ata Yogyakarta, Anda dapat membacanya di perpustakaan STIKES Alma Ata Yogyakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atau jika Anda ingin memperoleh soft copy full teksnya silahkan hubungi: stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda (ketentuan berlaku).

PERHATIAN : Pastikan Anda telah menuliskan nama dan alamat email Anda dengan benar.

h1

PERBEDAAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DI PUSKESMAS JETIS DAN PUSKESMAS MERGANGSAN YOGYAKARTA PERIODE BULAN JANUARI-MARET TAHUN 2012

13 Juli 2014

INTISARI

Dwi Lestari

Latar Belakang: Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan menegaskan bahwa seorang anak berhak untuk hidup, tumbuh dan berkembang secara optimal. Pemeriksaan Berat Bayi Lahir (BBL) bertujuan untuk mengetahui sedini mungkin kelainan pada bayi. Risiko terbesar kematian BBL terjadi pada 24 jam pertama kehidupan, sehingga jika bayi lahir di fasilitas kesehatan sangat dianjurkan untuk tetap tinggal di fasilitas kesehatan selama 24 jam pertama.
Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan berat badan bayi lahir di Puskesmas Jetis dan Puskesmas Mergangsan periode Januari – Maret 2012. Apakah ada perbedaan berat badan lahir bayi di Puskesmas Mergangsan dengan Puskesmas Jetis.
Metode: Penelitian merupakan penelitian induktif. Menggunakan pendekatan waktu cross sectional. Sampel penelitian adalah berat badan lahir bayi di Puskesmas Mergangsan dan Puskesmas Jetis. Pengambilan sampel berdasarkan tabel krecjie. Alat ukur yang digunakan adalah buku catatan hasil penimbangan berdasarkan data di Puskesmas . Uji statistik menggunakan rumus z.
Hasil: Menunjukkan tidak ada perbedaan antara berat badan lahir bayi di Puskesmas Mergangsan dengan berat badan lahir bayi di Puskesmas Jetis dengan z hitung sebesar 0,134 dimana z < z ½ (1-α) tabel (0,134 < 1,96).
Kesimpulan: Tidak ada perbedaan bermakna antara berat badan lahir bayi di Puskesmas Mergangsan dengan berat badan lahir bayi di Puskesmas Jetis.

Kata Kunci : Berat Badan Lahir Bayi, Puskesmas Mergangsan, Puskesmas Jetis.

Karya Tulis Ilmiah ini milik STIKES Alma Ata Yogyakarta, Anda dapat membacanya di perpustakaan STIKES Alma Ata Yogyakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atau jika Anda ingin memperoleh soft copy full teksnya silahkan hubungi: stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda (ketentuan berlaku).

PERHATIAN : Pastikan Anda telah menuliskan nama dan alamat email Anda dengan benar.

h1

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG POLA HUBUNGAN SEKSUAL SELAMA KEHAMILAN DI PUSKESMAS PANDAK II BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2012

13 Juli 2014

INTISARI

Zarra Ozzi Annissa

Latar Belakang: Pengetahuan tentang pola hubungan seksual selama kehamilan seharusnya dimiliki oleh setiap ibu hamil, karena seksualitas selama hamil merupakan suatu komponen integral dari kehidupan seorang wanita, dimana hubungan seksual yang nyaman dan memuaskan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam hubungan perkawinan. Hasil studi pendahuluan memperlihatkan bahwa masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui pola hubungan seksual selama kehamilan.
Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang pola hubungan seksual selama kehamilan di Puskesmas Pandak II Bantul Yogyakarta Tahun 2012.
Metode: Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Pandak II Bantul Yogyakarta sebanyak 58 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi pada saat dilakukannya penelitian. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 33 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan 20 item pertanyaan. Uji statistik menggunakan rumus distribusi frekuensi kumulatif.
Hasil: Menunjukkan sebagian besar (48,5%) ibu hamil trimester III di Puskesmas Pandak II, Bantul, Yogyakarta mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup dalam hal pola hubungan seksual selama kehamilan. Sebagian besar responden (66,7%) berumur antara 21-35 tahun, berpendidikan dasar (SD/SMP) (57,6%) dan multipara (72,7%). Ditinjau berdasarkan umur, pendidikan dan paritas, mayoritas ibu hamil trimester III memiliki tingkat pengetahuan tentang pola hubungan seksual selama kehamilan dengan kategori cukup. Pengetahuan cukup didominasi oleh ibu dengan rentang usia 21-35 (33,3%), berpendidikan dasar (SD/SMP) (33,3%) dan berparitas multipara (72,7%).

Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Pola Hubungan Seksual, Ibu Hamil Trimester III.

Karya Tulis Ilmiah ini milik STIKES Alma Ata Yogyakarta, Anda dapat membacanya di perpustakaan STIKES Alma Ata Yogyakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atau jika Anda ingin memperoleh soft copy full teksnya silahkan hubungi: stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda (ketentuan berlaku).

PERHATIAN : Pastikan Anda telah menuliskan nama dan alamat email Anda dengan benar.

h1

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA MAHASISWA KEBIDANAN TINGKAT AKHIR STIKES “X” YOGYAKARTA TAHUN 2012

13 Juli 2014

INTISARI

Dian Yuliana

Latar Belakang: Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang dimiliki oleh mahasiswa STIKES seharusnya dapat menjadi dasar dalam semua tindakan yang dilakukannya. Adanya perilaku seks bebas yang dilakukan oleh sebagian mahasiswa STIKES “X” menyimpang dari latar belakang pengetahuan yang dimiliki yang didapatkan dari materi kuliah, dan dengan bekal pengetahuan tersebut seharusnya bisa lebih menjaga dari penyimpangan perilaku seks bebas.
Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada mahasiswa kebidanan tingkat akhir STIKES “X” Yogyakarta.
Metode: Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa kebidanan tingkat akhir STIKES “X” Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Uji statistik menggunakan rumus frekuensi.
Hasil: Menunjukkan semua (100%) mahasiswa kebidanan tingkat akhir STIKES “X” Yogyakarta mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dalam hal kesehatan reproduksi.

Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, Mahasiswa Kebidanan Tingkat Akhir.

Karya Tulis Ilmiah ini milik STIKES Alma Ata Yogyakarta, Anda dapat membacanya di perpustakaan STIKES Alma Ata Yogyakarta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Atau jika Anda ingin memperoleh soft copy full teksnya silahkan hubungi: stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan anda (ketentuan berlaku).

PERHATIAN : Pastikan Anda telah menuliskan nama dan alamat email Anda dengan benar.