h1

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SUBBAGIAN TATA USAHA DAN REKAM MEDIK DI RSUD DJOJONEGORO TEMANGGUNG

5 Mei 2009

SITI RUBIYANTINI

ABSTRAKSI

Pengaruh faktor motivasi terhadap kinerja pegawai  di Rumah Sakit Umum Daerah Djojonegoro Temanggung, Setelah dilakukan studi pendahuluan dengan mewawancarai pegawai yang ada disubbagian tata usaha dan rekam medik dapat diketahui bahwa menurunnya tingkat kinerja pegawai karena rendahnya motivasi kerja pegawai. Motivasi yang harus diberikan oleh pihak rumah sakit kepada pegawai meliputi Faktor motivasi intrinsik rasa aman, Sikap terhadap pekerjaan, kesempatan untuk maju, hubungan dengan teman sekerja, sesuai dengan Hezberg’s two Factors Motivation Theory

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor motivasi terhadap kinerja pegawai dan faktor motivasi yang paling dominan terhadap kinerja pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Djojonegoro Temanggung. Hasil penelitian persamaan regresi linier berganda Y = 1,240 + 0,333X1 + 0,227X2 maksudnya bahwa faktor motivasi mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hal ini dibuktikan juga dari hasil perhitungan Uji F,dari perhitungan ini diketahui bahwa F-hitung < Sig.F atau 9,769 < 0,000 dengan taraf signifikasi sebesar 5% . berdasarkan uji t faktor motivasi instrnsik diperoleh hasil thitung > ttabel = 3.007 > 2,021 dengan taraf signifikan 5% (0,05), artinya Ho ditolak dan menerima Ha, artinya variabel faktor motivasi instrinsik (X1) yang terdiri dari rasa aman, Sikap terhadap pekerjaan, Kesempatan untuk maju, hubungan dengan teman sekerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerhja pegawai (Y) di RSUD Djojonegoro Temanggung, Faktor motivasi ekstrinsik diperoleh hasil thitung > ttabel = 2,275 > 2,021 dengan taraf signifikan 5% (0,05), artinya Ho ditolak dan menerima Ha, artinya variabel faktor motivasi ekstrinsik (X2) yang terdiri dari Gaji, Pimpinan, Kondisi kerja, Fasilitas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) di RSUD Djojonegoro Temanggung, Hasil uji memperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,379. Nilai R2 menunjukkan bahwa besar pengaruh variabel motivasi yang terdiri dari factor intrinsik: Rasa aman, Sikap terhadap pekerjaan, kesempatan untuk maju, Hubungan dengan teman sekerja, sebesar 37,9%, sedangkan sisanya 62,1% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.

Kata kunci : Faktor-faktor motivasi intrinsik (Rasa aman, Sikap terhadap pekerjaan, kesempatan untuk maju, hubungan dengan teman sekerja)

Ingin mendapatkan lengkapnya hubungi : stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan Anda

About these ads

Satu komentar

  1. asalamualaikum, yth ibu siti Rubiyantini, salam kenal dari pak hasan iwan, saya menilai skrpisi anda baik. bisa membantu saya melihat isi utk referensi skripsi saya.
    tank.s sebelumnya
    wasalam

    hasan iwan



Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 168 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: