h1

HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI PERAWATAN PAYUDARA SAAT IBU ANTENATAL DENGAN INISIASI LAKTASI PADA IBU POSTPARTUM DI RUMAH BERSALIN DJUWAENI DI DESA PANDES KECAMATAN WEDI KABUPATEN KLATEN

3 Mei 2009

Helmy Margareta

ABSTRAKSI

Perawatan   payudara   sering   disebut   Breast   Care,   yang   bertujuan   untuk memelihara  kebersihan  payudara,  memperlancar  atau  memperbanyak  pengeluaran ASI   sehingga   tidak   terjadi   kesukaran   dalam   menyusukan   bayinya.   Perawatan payudara  dilakukan  dengan  cara  Massage atau  Pengurutan.  Pengurutan  melalui perawatan  payudara  selama  kehamilan  akan  merangsang  areola  yang  mengandung banyak  kelenjar  montgomerry  untuk  banyak  memproduksi  ASI  dan  mempercepat inisiasi laktasi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi perawatan payudara  saat  ibu  antenatal  dengan  inisiasi  laktasi  pada  ibu  postpartum  di  Rumah Bersalin Djuwaeni di desa Pandes kecamatan Wedi kabupaten Klaten.

Penelitian  ini  adalah  penelitian  non  eksperimental dengan  metode  deskriptif analitik yang   mempergunakan   pendekatan   kohort   retrospektif. Populasi   dalam penelitian  ini  adalah  ibu  postpartum  yang  berjumlah  40  orang,  dan  sampel  juga sebanyak 40 ibu postpartum. Teknik samping yang  digunakan penelitian ini adalah teknik nonprobability sampling dengan teknik pengambilan incidental sampling.

Analisa  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  menggunakan  uji  korelasi  Chi Square. Frekuensi perawatan payudara saat ibu antenatal dengan kategori jarang 25 responden (62,5%) dan sering 15 responden (37,5%). Sedangkan inisiasi laktasi pada ibu postpartum dengan kategori lambat 22 responden (55%) dan cepat 18 responden

(45%). Dapat disimpulkan bahwa frekuensi perawatan payudara saat ibu antenatal di Rumah  Bersalin  Djuwaeni di desa Pandes kecamatan  Wedi kabupaten  Klaten  pada umumnya  jarang  melakukan  perawatan  payudara  sehingga  inisiasi  laktasinya  juga lambat.

Hasil  analisis  didapatkan  χ2hitung   =  0,856  ,  dibandingkan        χ2tabel   pada  α=  0,05 dengan  df  =  5  sebesar  0,265  maka  χ2     hitung   >  χ2   tabel,  dapat  disimpulkan  bahwa  Ho ditolak  dan  Ha  diterima  artinya  ada  hubungan  yang  signifikan  antara  frekuensi perawatan payudara saat ibu antenatal dengan inisiasi laktasi pada ibu postpartum di Rumah Bersalin Djuwaeni di desa Pandes kecamatan Wedi kabupaten Klaten.

Kata kunci : Perawatan payudara, Inisiasi laktasi, Antenatal,  dan Postpartum.

Ingin mendapatkan lengkapnya hubungi : stikes_smart@ymail.com atau tinggalkan pesan Anda

9 komentar

  1. blh minta yang lengkap?


  2. boleh minta lengkapnya untuk referensi tugas kul


  3. kirimkan skripsi lengkapnya


  4. Hei,

    bagaimana mendapatkan judul skripsi tentang hubungan pengetahu
    an perawatan payudara ibu post partum dengan kelancaran ASI

    Salam hormat.
    Pius


  5. bisa minta lengkapnya


  6. Bolehkah mohon kiranya diemail yang full text.. Thank u for attention


  7. gmna dpetin slengkapnya ?


  8. cocok sib buat ngerjakan tugas kul


  9. Ingn dptkan lengkapnya,bgm cranya?Pls reply



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: